Jadi Pemateri di Kegiatan Media Luwu Gathering 2021, Ini Pesan Pakar Jurnalistik Sulsel

Kam, 1 Apr 2021 03:50:55pm Dilihat 79 kali author Admin
Kegiatan Media Luwu Gathering 2021

Dr.ZULKARNAIN HAMSON : “Diatas Semua Kepintaran dan Profesi Kita, Adalah Ahlaq”

GOA, PilarNews – Panitia Pelaksana (Panpel) kegiatan Media Luwu Gathering 2021 di Malino kabupaten Goa Propinsi Sulawesi Selatan, selama tiga hari sejak tanggal 29 sampai 31 maret. Panpel menghadirkan penulis buku “Etika Jurnalis”, Dr.Zulkarnain Hamson sebagai narasumber atau pemateri pada kegiatan dimaksud, selasa, (30/03)

Selain Zulkarnain Hamson sebagai pemateri, Kepala Badan (Kaban) Bappenda Luwu Achmad Awabin di dampingi oleh Kasat Pol-PP, Andi Iskandar yang mewakili Pemda Luwu untuk membawakan materi dalam kegiatan tersebut dengan tema “Sinergi Membangun Luwu” yang dihadiri oleh 26 wartawan dari masing-masing Media yang terapsensi

Zulkarnain Hamson, wakil rektor IV Universitas Indonesia Timur (UIT) sengaja dihadirkan guna menjadi pemantik diskusi. Kepada peserta kegiatan. Dalam memberikan materi, Hamson yang memiliki segudang pengalaman di dunia jurnalis sejak tahun 1991 berpesan, seorang wartawan serta jurnalis harus memperhatikan Empat (4) fakta dalam menulis berita, yaitu fakta empirik, fakta publik, fakta fisikologis, dan fakta opini. Supaya dapat terhindar dari sangsi hukum.

“Saya cenderung meminta kepada teman-teman Wartawan serta Jurnalis untuk menguasai dan Memahami empat fakta tersebut dengan benar dalam menulis berita. Karena empat (4) fakta ini adalah syarat akan menjadikan berita wartawan yang berkualitas, terhindar dari resiko hukum, kemudian wartawan juga tidak membodohi masyarakat sesuai keinginan Undang-undang Pers”. Tutur Hamson

Hamson juga menyampaikan bahwa Fakta, saat ini banyak narasumber kurang percaya dan ragu terhadap wartawan, karena takut wartawannya salah menulis, itu akan berdampak negatif dan bisa saja kerana hukum. Apalagi sekarang, dimana media online tumbuh sangat besar, akibatnya wartawan tumbuh banyak, masalahnya ada oknum tertentu yang memanfaatkan profesi wartawan untuk mengancam dan meminta sejumlah uang. Itu yang harus kita hindari

Terkait dengan Sinergi Membangun Luwu, Zulkarnain Hamson mengatakan ketika kita berbicara tentang sinergitas wartawan dengan pemerintah, itu jauh sudah terjadi di era tahun 70, bahkan di 1964 sudah menyebutkan bahwa ini adalah perkawinan, bukan hanya kepada Pemerintah. Intinya adalah ‘Ahlaq Berhubungan’ antara insan Pers dengan keseluruhan profesi

Sambil diskusi terlihat Hamson membagikan Bukunya yang berjudul ‘Etika Jurnalis’ kepada semua yang hadir secara gratis, lalu Zul Hamson melanjutkan penyampaiannya. “Kita duduk disini adalah tuntutan Profesi yang menginginkan dalam hubungan kemitraan ini. Tapi kemudian saya menarik kesimpulan bahwa Diatas Semua Kepintaran dan Profesi Kita, Adalah Ahlaq”. Tegas Hamson

Kepintaran itu nomor dua dan Ahlaq itu terdepan dalam berhubungan. Ucap Hamson, karena orang pintar namun tidak berahlaq itu merusak, konteksnya dalam hubungan Pemerintah dengan Pers yang dimaksud Ahlaq itu adalah rasa saling menghormati masing-masing institusi yang tentunya memiliki berbagai perbedaan namun tujuannya sama, yaitu melayani Publik.

Persamaan dan perbedaan yang dimaksud seperti, Media membutuhkan bahan berita, sementara Pemerintah membutuhkan pemberitaan. Media membutuhkan aktifitas terbit setiap hari publikasi, sementara pemerintah itu aktifitas layanan setiap hari. Media itu memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi, sementara pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan layanan masyarakat akan informasi setiap hari. Media itu mengungkap banyak hal, sementara pemerintah berusaha tidak mempublikasi semua hal.

Karena ada perbedaan antara Media Pers dengan Pemerintah, maka itu adalah konflik keduanya dalam melayani Publik. Kemudian selain itu, konflik atau perbedaan terjadi karena media dan wartawan menilai semua kegiatan pemerintah wajib di publikasi, juga beranggapan bahwa semua data yang ada di pemerintah terkait pelayanan publik atau masyarakat tidak boleh disembunyikan

Padahal tidak semua peristiwa bisa di beritakan dan tidak semua informasi disajikan ke masyarakat, karena ada data maupun kegiatan pemerintah yang masih semnetara dalam rancangan, serta data rahasia negara yang apabila disajikan ke publik maka akan berdampak tidak baik ke masyarakat, karena sebagian masyarakat hanya membutuhkan informasi yang berkaitan dengan kebutuhannya

Walaupun semua yang dikerjakan pemerintah dibutuhkan masyarakat, kita sebagai wartawan harus memiliki etika jurnalis dalam berhubungan, dan bila menulis berita kita harus memenuhi syarat dari ke empat fakta tersebut serta pilihlah berita yang akan dipublikasikan itu betul-betul yang di inginkan masyarakat publik. Kuncinya (pn/fh)

Baja Juga

News Feed

Masmindo Percepat Upaya Distribusi Bantuan Untuk Warga Korban Bencana Alam Di Luwu

Kam, 16 Mei 2024 12:05:36pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Merespon kondisi darurat dimana bantuan logistik harus segera diterima oleh warga yang terdampak banjir dan longsor, PT...

Pj.Bupati Luwu Terima Bantuan Logistik Panglima TNI untuk Korban Bencana Alam

Sel, 14 Mei 2024 05:20:56pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Bantuan logistik bagi korban bencana longsor dan banjir Sulawesi Selatan terus berdatangan di Posko Utama yang terletak...

Pemkab Luwu Buka Seleksi Calon Direksi Perumda Air Minum Tirta Latimojong

Sel, 14 Mei 2024 05:15:10pm

LUWU, Pilarnewsonline.com – Pemerintah Kabupaten Luwu mengeluarkan pengumuman Nomor : Ol/TS.PDAM.LUWU/V/2024, tentang Seleksi Calon Direksi...

Posko Induk Sulsel Masih “Tertutup” Terkait Data Penyaluran Bantuan Bencana Alam, Ini Alasannya

Sel, 14 Mei 2024 04:31:18pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Penanggung Jawab Posko Induk Bantuan Bencana Alam di Sulsel, Abdul Malik Faisal, saat di konfirmasi terkait Data...

Meneladani Gerakan Kemanusiaan Kapolda, Kapolres Luwu, Angkat Bantuan Hingga Evakuasi Warga dari Desa Terisolir

Sen, 13 Mei 2024 05:53:45pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Bencana Alam banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah Kabupaten di Sulawesi Selatan, Jumat (3/5/2024), mengundang...

Peduli Bencana Alam Di Luwu, Kurir Langit Salurkan Bantuan Dan Ini Data Tercatat

Sen, 13 Mei 2024 04:48:35pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Kurir Langit Indonesia melakukan aksi cepat tanggap dalam bencana banjir Luwu selama 8 hari berturut-turut, sejak tanggal...

Kunjungi Lokasi Bencana  Alam Di Luwu, Mensos Ucapkan Terimakasih Ke Semua Pihak

Ming, 12 Mei 2024 05:01:09pm

TRI RISMAHARINI : "Terima Kasih Kepada Pak Kapolres Luwu Atas Peran Aktifnya Dalam Penanganan Bencana" Luwu - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini,...

Pastikan Kondisi Bhara Daksa Latimojong dan Korban Lainnya, Wakapolda Sulsel Kunjungi Langsung di RS Batara Guru

Ming, 12 Mei 2024 04:54:19pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Bhara Daksa Latimojong anak dari Ibu Indri Warga Desa Ranteballa, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu yang dievakuasi...

Polres Luwu Lanjutkan Proses Evakuasi Warga Korban Bencana Tanah Longsor Di Kecamatan Latimojong

Ming, 12 Mei 2024 04:44:09pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Hari kelima pasca bencana banjir dan tanah longsor yang menimpa kabupaten Luwu, Polres Luwu kembali melakukan proses...

Helikopter Milik TNI-Polri Bersama BNPB Kembali Berhasil Evakuasi 128 Warga Terisolir Di Latimojong, Ini Nama-Namanya

Ming, 12 Mei 2024 04:35:08pm

LUWU, Pilarnewsonline.com - Update terkini dari Media Centre bencana banjir dan tanah longsor di Posko Induk Tanggap Darurat Bencana Provinsi...